Bantuan Sosial

Desil Berapa yang Berpeluang Mendapat PKH dan BPNT? Ini Penjelasannya

Nindya Mita Diterbitkan 04:17 5 menit membaca
Ilustrasi Desil berapa yang bisa mendapat PKH dan BPNT 2026? (Pixabay.com)
Ukuran Teks:

BKIM JATENG – Masyarakat kurang mampu berkesempatan mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Lantas, desil berapa yang berpeluang mendapat PKH dan BPNT?

Masyarakat yang masuk kelompok Desil 1 hingga Desil 5 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) masih memiliki peluang mendapatkan bantuan sosial (bansos) pada 2026. Namun, untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), kelompok Desil 1 sampai Desil 4 menjadi prioritas yang dapat diusulkan sebagai penerima bantuan.

Informasi mengenai kelompok desil menjadi perhatian masyarakat menjelang penyaluran bansos 2026. Pasalnya, data tersebut digunakan pemerintah untuk memetakan tingkat kesejahteraan masyarakat sekaligus menjadi salah satu dasar dalam menentukan sasaran program perlindungan sosial.

Masyarakat dapat mengetahui kelompok desil keluarganya melalui layanan Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos). Pengecekan bisa dilakukan secara mandiri menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Meski demikian, masyarakat perlu memahami bahwa angka desil bukan jaminan seseorang otomatis memperoleh bantuan. Penetapan penerima PKH maupun BPNT tetap mengikuti persyaratan masing-masing program, ketersediaan kuota, serta proses pemutakhiran data pemerintah.

Desil yang Menjadi Prioritas Usulan PKH dan BPNT 2026

DTSEN membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok atau desil berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi. Pengelompokan tersebut menunjukkan posisi kesejahteraan suatu keluarga dibandingkan kelompok masyarakat lainnya.

Semakin kecil angka desil, semakin rendah tingkat kesejahteraan kelompok tersebut. Sebaliknya, angka desil yang lebih besar menunjukkan tingkat kesejahteraan yang relatif lebih tinggi.

Dalam penentuan sasaran PKH dan BPNT atau bantuan sembako, keluarga yang masuk Desil 1 hingga Desil 4 atau 40 persen kelompok kesejahteraan terbawah dapat diusulkan sebagai penerima bantuan.

Berikut penjelasan mengenai peluang masyarakat berdasarkan kelompok desil dalam DTSEN.

Desil 1 merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Keluarga dalam kelompok ini menjadi salah satu sasaran utama program perlindungan sosial karena memiliki kondisi ekonomi paling rentan.

Masyarakat yang tercatat dalam Desil 1 berpeluang mendapatkan bantuan PKH maupun BPNT apabila memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

Kelompok ini menjadi salah satu prioritas dalam upaya penyaluran bantuan kepada keluarga yang membutuhkan dukungan sosial dan ekonomi.

Masyarakat yang masuk Desil 2 juga memiliki tingkat kesejahteraan relatif rendah. Karena itu, kelompok ini masih termasuk dalam sasaran prioritas berbagai program bantuan sosial.

Peluang memperoleh PKH dan BPNT tetap terbuka bagi keluarga dalam kelompok tersebut. Namun, status Desil 2 tidak secara otomatis menjadikan seseorang sebagai penerima bantuan.

Pemerintah tetap mempertimbangkan persyaratan program, kesesuaian data, dan hasil pemutakhiran kondisi sosial ekonomi keluarga.

Keluarga yang berada dalam Desil 3 dan Desil 4 juga termasuk kelompok yang dapat diusulkan menerima PKH maupun BPNT.

Desil 3 masih menggambarkan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah dan kondisi yang relatif rentan. Sementara itu, Desil 4 berada di atas tiga kelompok sebelumnya, tetapi masih masuk dalam 40 persen kelompok kesejahteraan terbawah.

Kedua kelompok tersebut masih memiliki peluang memperoleh bantuan sesuai ketentuan program.

Meskipun demikian, penetapan penerima tetap mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk kriteria penerima manfaat, kuota bantuan, dan validitas data yang tercatat dalam sistem pemerintah.

Bagaimana dengan masyarakat yang masuk Desil 5?

Kelompok ini memiliki tingkat kesejahteraan menengah bawah. Peluang mendapatkan bantuan sosial masih terbuka, tetapi posisinya tidak sama dengan Desil 1 hingga Desil 4 yang menjadi kelompok prioritas usulan PKH dan BPNT.

Masyarakat dalam Desil 5 tidak serta-merta kehilangan kesempatan menerima bantuan. Penentuan penerima tetap bergantung pada ketentuan dan karakteristik setiap program perlindungan sosial.

Dengan demikian, masyarakat tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa dirinya pasti mendapatkan atau tidak mendapatkan bansos hanya berdasarkan angka desil.

Bagaimana Peluang Bansos untuk Desil 6 hingga 10?

DTSEN juga mencakup kelompok Desil 6 sampai Desil 10. Secara umum, masyarakat dalam kelompok tersebut memiliki tingkat kesejahteraan lebih tinggi dibandingkan Desil 1 hingga Desil 5.

Karena itu, Desil 6 sampai Desil 10 pada umumnya bukan menjadi sasaran utama penyaluran bansos reguler yang diprioritaskan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan dan berkesejahteraan lebih rendah.

Namun, angka desil bukan satu-satunya faktor dalam penentuan penerima bantuan. Setiap program memiliki kriteria dan mekanisme tersendiri.

Oleh sebab itu, masyarakat perlu memeriksa status penerima melalui layanan resmi Kemensos untuk mengetahui informasi bantuan yang tercatat dalam sistem.

Cara Cek Desil dan Status Penerima PKH serta BPNT 2026

Masyarakat dapat mengecek kelompok desil dan status bantuan sosial secara mandiri melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos.

Proses pengecekan dapat dilakukan menggunakan HP maupun perangkat komputer selama terhubung dengan internet.

Berikut langkah-langkah untuk memeriksa data desil menggunakan NIK:

  1. Buka browser melalui HP atau komputer.
  2. Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
  3. Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai KTP.
  4. Masukkan kode verifikasi atau captcha yang tersedia.
  5. Klik menu Cari Data.
  6. Tunggu hingga sistem menyelesaikan proses pencarian.
  7. Periksa informasi nama, kelompok desil, dan status bantuan sosial yang ditampilkan.

Melalui hasil pencarian tersebut, masyarakat dapat mengetahui kelompok kesejahteraan keluarga berdasarkan data yang tercatat dalam sistem Kemensos.

Informasi ini dapat membantu masyarakat mengetahui apakah keluarganya masuk Desil 1 hingga Desil 4 yang dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan BPNT.

Apabila informasi yang muncul belum sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengikuti mekanisme pemutakhiran data melalui pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal penting yang perlu dipahami masyarakat adalah perbedaan antara kelompok yang berpeluang diusulkan dan keluarga yang sudah ditetapkan sebagai penerima bantuan sosial.

Desil 1 hingga Desil 4 merupakan kelompok prioritas yang dapat diusulkan untuk menerima PKH dan BPNT. Sementara itu, Desil 5 masih memiliki peluang mendapatkan bantuan sesuai kriteria program.

Namun, masuk dalam kelompok prioritas tidak berarti seseorang otomatis memperoleh bantuan. Penetapan penerima manfaat tetap mengikuti proses verifikasi, persyaratan program, ketersediaan kuota, dan pemutakhiran data.

Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap informasi pencairan bantuan yang belum memiliki konfirmasi resmi. Termasuk kabar mengenai BLT Kesra Rp900 ribu pada Oktober 2026 yang belum disertai informasi resmi terkait pencairannya dalam bahan informasi ini.

Karena itu, pengecekan melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos menjadi langkah penting untuk mengetahui kelompok desil dan status bantuan sosial.

Dengan memahami pembagian 10 desil dalam DTSEN, masyarakat diharapkan tidak keliru menafsirkan status kesejahteraan maupun peluang memperoleh bantuan pemerintah pada 2026.

Tinggalkan komentar